Lantik Pejabat Baru BMKG, Kepala BMKG Tekankan Integritas dan Kolaborasi Lintas Fungsi
JAKARTA, liputankabarkota.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Auditorium BMKG, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi serta meningkatkan kualitas layanan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika (MKG) yang cepat, akurat, dan tepercaya bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar perubahan atau kenaikan jabatan, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, serta semangat kolaborasi. Setiap pejabat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat.
“Saya ingin menegaskan bahwa setiap jabatan memiliki peran dalam satu rantai layanan yang sama. Pejabat Fungsional menghadirkan kompetensi dan keahlian. Pejabat Administrator dan Pengawas memastikan organisasi berjalan efektif. Sementara fungsi Perencana memastikan seluruh program dan sumber daya diarahkan pada prioritas yang tepat,” ujar Faisal.
Ia menjelaskan bahwa BMKG memiliki mandat strategis dalam menyediakan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang cepat, tepat, akurat, dan mudah dipahami untuk mendukung pengambilan keputusan. Oleh karena itu, setiap pelaksanaan tugas di lingkungan BMKG harus berorientasi pada pemenuhan kebutuhan informasi serta keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan nasional.
Faisal juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pejabat manajerial dan fungsional dalam menjalankan mandat tersebut. Menurutnya, tantangan yang dihadapi BMKG tidak dapat diselesaikan oleh satu fungsi atau unit kerja saja, tetapi membutuhkan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan, serta kerja sama lintas bidang dan lintas generasi.
“Saya juga ingin menekankan pentingnya kolaborasi antara pejabat manajerial dan fungsional. Perkuat kerja sama lintas bidang dan lintas generasi. Tantangan BMKG tidak dapat diselesaikan oleh satu fungsi atau satu unit saja, tapi membutuhkan satu gerak bersama dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan,” pesannya.
Lebih lanjut, Faisal mengajak seluruh pejabat membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil melalui peningkatan kompetensi, kecepatan merespons, dan ketepatan mengambil keputusan. Ia mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas tidak cukup hanya menghasilkan aktivitas, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan.
“Saya ingin kita membangun budaya kerja yang sederhana, yaitu kompeten dalam bekerja, cepat dalam merespons, tepat dalam mengambil keputusan, dan nyata dalam memberikan hasil. Setiap kinerja harus memperkuat layanan dan setiap layanan harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan BMKG pada akhirnya ditentukan oleh manfaat informasi yang diterima dan dirasakan masyarakat, bukan semata-mata oleh struktur organisasi. Informasi cuaca, iklim, gempa bumi, tsunami, serta peringatan dini yang disampaikan BMKG harus dapat dipercaya dan dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Karena pada akhirnya masyarakat tidak melihat struktur organisasi BMKG sama sekali, tapi menilai apakah informasi cuaca, iklim, gempa bumi dan tsunami serta peringatan dini yang kita berikan benar-benar dapat dipercaya dan digunakan untuk pengambilan keputusan di tingkat masyarakat,” kata dia.
Menutup arahannya, Faisal berpesan agar seluruh pejabat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, serta mengedepankan kolaborasi. Perbedaan fungsi dan keahlian, menurutnya, harus menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan layanan BMKG yang semakin cepat, akurat, tepercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan sejumlah keputusan Kepala BMKG, yaitu Keputusan Nomor SK.18/KP.04.04/KB/BMKG-2026 tentang Pengangkatan dari dan dalam Jabatan di Lingkungan BMKG; Keputusan Nomor E.B/KP.04.02/632/KRS/X/2026 tentang Pengangkatan Kembali dalam Jabatan Fungsional Pengamat Meteorologi dan Geofisika; serta Keputusan Nomor E.B/KP.04.02/562 sampai dengan 672/KRS/X/2026 tentang Kenaikan Jabatan dalam Jabatan Fungsional Pengamat Meteorologi dan Geofisika.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen para pejabat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional dan akuntabel, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan amanah di lingkungan BMKG.
Melalui pelantikan ini, BMKG mengharapkan para pejabat dapat menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing secara optimal, membangun kolaborasi lintas fungsi, serta menghasilkan kinerja yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan MKG.
