JEPARA,Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau secara langsung pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Petinggi (Pilpet) Serentak di sejumlah desa di Kabupaten Jepara, Selasa (3/11/2026).
Monitoring tersebut digelar guna memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berlangsung aman, tertib, lancar, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Pilpet Serentak tahun ini dilaksanakan di 24 desa yang tersebar di 15 kecamatan se-Kabupaten Jepara. Tercatat, sekitar 119 ribu warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) memiliki hak pilih untuk menentukan calon pemimpin desa mereka.
Dalam peninjauan di tempat pemungutan suara (TPS), Wabup dan jajaran Forkopimda melihat langsung kesiapan para petugas di lapangan sekaligus tingkat partisipasi masyarakat yang hadir.
Muhammad Ibnu Hajar menegaskan bahwa pemantauan lapangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dan Forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah selama hajatan demokrasi tingkat desa berlangsung.
“Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan proses pemungutan suara berjalan aman dan lancar. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk memanfaatkan hak pilihnya sesuai hati nurani, tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun,” ujar Ibnu Hajar.
Ia juga mengingatkan para calon petinggi beserta tim pendukungnya untuk bersikap dewasa dan lapang dada dalam menerima apa pun hasil akhir dari pemilihan tersebut.
“Siapa pun yang terpilih adalah amanah masyarakat yang wajib kita hormati bersama. Jangan sampai perbedaan pilihan memicu perpecahan. Usai pemilihan, mari kembali bersatu demi kemajuan dan kesejahteraan desa kita,” pungkasnya.
Pelaksanaan Pilpet Serentak ini diharapkan tidak hanya menjadi pesta demokrasi desa, tetapi juga melahirkan para kepala desa yang amanah dan mampu membawa kemajuan bagi daerahnya.
