Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga di Sragen Roboh, Kerugian Capai Rp70 Juta

Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga di Sragen Roboh, Kerugian Capai Rp70 Juta

SRAGEN, Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (31/10/2026) sore. Peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan sebuah rumah warga roboh, sejumlah pohon tumbang, serta tiga tiang listrik ambruk dan dua unit trafo mengalami kerusakan parah.

Kondisi rumah warga di Dukuh Kedu Desa Banyurip Kecamatan Jenar Sragen yang roboh akibat diterjang angin kencang.
Kondisi rumah milik Sugimin di Dukuh Kedu RT 07, Desa Banyurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, setelah roboh diterjang angin kencang, Sabtu (31/10/2026).

Merespons kejadian tersebut, jajaran Polsek Jenar bersama TNI, BPBD Kabupaten Sragen, petugas PLN, relawan Ganefo, dan masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta penanganan dampak bencana.

Kapolsek Jenar AKP Widarto memimpin langsung kegiatan penanganan bersama personelnya, terutama di Dukuh Kedu RT 07, Desa Banyurip, Kecamatan Jenar. Di lokasi tersebut, rumah milik Sugimin roboh setelah diterjang angin kencang. Reruntuhan bangunan juga menimpa satu unit sepeda motor Honda Beat.

Selain merusak bangunan, cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan melintang di sepanjang jalur Tangen–Jenar. Kondisi itu sempat mengganggu akses transportasi masyarakat.

Personel gabungan bersama warga kemudian melakukan pembersihan dan evakuasi material pohon agar jalan dapat kembali dilalui kendaraan.

Sementara itu, penanganan terhadap tiga tiang listrik yang roboh dan dua trafo yang mengalami kerusakan dilakukan oleh petugas PLN Sragen. Kerusakan jaringan kelistrikan tersebut sempat menyebabkan pemadaman listrik di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Jenar AKP Widarto mengatakan, penanganan cepat menjadi prioritas untuk meminimalkan dampak kejadian serta memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

"Begitu menerima informasi kejadian, personel Polsek Jenar bersama unsur TNI, BPBD, PLN, relawan dan masyarakat langsung bergerak melakukan penanganan. Kami juga memastikan lokasi kejadian aman serta akses jalan yang sempat tertutup pohon tumbang dapat segera dibuka kembali," jelas AKP Widarto.

Akibat kejadian tersebut, Sugimin diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp70 juta. Kerugian tersebut berasal dari kerusakan rumah dan satu unit sepeda motor yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi bersama masyarakat. Gotong royong tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses evakuasi, membersihkan akses jalan, serta menangani kerusakan fasilitas umum.

Polsek Jenar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras yang disertai angin kencang. Warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pepohonan, bangunan yang rentan mengalami kerusakan, maupun jaringan listrik, guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Sumber : Humas Polda

Liputan Kabar Kota

Sumber: https://www.liputankabarkota.com/2026/11/diterjang-hujan-deras-dan-angin-kencang.html