Pilpet Serentak Jepara 2026 Diikuti 61 Calon, Pemungutan Suara 3 November

JEPARA, liputankabarkota.com – Sebanyak 24 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Jepara akan menggelar Pemilihan Petinggi (Pilpet) serentak pada 3 November 2026. Sebanyak 61 calon petinggi akan berkompetisi dalam pemilihan tersebut.

Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam deklarasi dan ikrar damai Pilpet serentak 2026 di Pendapa Kartini
Bupati Jepara Witiarso Utomo menghadiri Deklarasi dan Ikrar Damai Pilpet Serentak Kabupaten Jepara 2026 di Pendapa Kartini, Senin (12/10/2026).

Bupati Jepara Witiarso Utomo atau yang akrab disapa Mas Wiwit menyampaikan hal itu saat menghadiri Deklarasi dan Ikrar Damai Pemilihan Petinggi Serentak Kabupaten Jepara 2026 di Pendapa Kartini, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan tahapan yang telah ditetapkan, masa kampanye berlangsung pada 28–30 Oktober 2026. Selanjutnya, pemungutan suara dijadwalkan pada 3 November 2026, sedangkan pelantikan petinggi terpilih direncanakan pada 28 Desember 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Witiarso menekankan pentingnya menjaga pelaksanaan Pilpet sebagai bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Ia berharap pemilihan tersebut menghasilkan pemimpin yang amanah, inovatif, serta mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadikan iklim demokrasi di desa yang kompetitif, memberikan pemimpin yang amanah, inovatif dan luar biasa, yang terbaik untuk desanya masing-masing,” ujar Mas Wiwit.

Ia juga mengapresiasi seluruh calon petinggi yang bersedia mengikuti kontestasi tersebut. Menurutnya, keikutsertaan para calon menjadi bagian dari proses demokrasi yang perlu dijalankan dengan menjunjung tinggi ketertiban dan kedamaian.

Jumlah calon di setiap desa bervariasi, mulai dari satu hingga lima orang. Kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat persaingan dalam pemilihan di masing-masing desa.

Melalui deklarasi dan ikrar damai, Bupati Jepara berharap seluruh calon petinggi berkomitmen menaati peraturan, menjaga ketertiban, serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu jalannya pemilihan.

“Ikrar damai ini harus kita jalankan, dan semoga benar-benar damai. Kita luruskan niat beribadah untuk desa, masyarakat kita, mendapatkan pemimpin yang luar biasa demi masa depan Kabupaten Jepara yang lebih baik,” pungkasnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau pemerintah desa, panitia penyelenggara Pilpet, para calon, serta pendukung masing-masing kandidat untuk menjaga persatuan dan tidak membiarkan perbedaan pilihan memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Dengan komitmen bersama untuk menaati aturan dan menjaga suasana kondusif, pelaksanaan Pilpet serentak diharapkan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh tahapan selesai.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url