KLATEN – Polresta Klaten bersama pemerintah setempat, relawan, dan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih Sungai Pleret di Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan Green Policing sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Aksi gotong royong diawali dengan apel pagi personel Polresta Klaten di halaman parkir Pony Park, Dukuh Grudo. Setelah apel, seluruh peserta bergerak menuju bantaran Sungai Pleret untuk membersihkan sampah dan material yang mengganggu kebersihan di sekitar aliran sungai.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Klaten Kombes Pol. Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si. Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya jajaran Polresta Klaten, Camat Klaten Tengah, perangkat Kelurahan Mojayan, relawan, karyawan Pony Park, serta masyarakat setempat.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok bertugas membersihkan area yang telah ditentukan, yakni bagian utara jembatan dan dua titik di sebelah selatan jembatan.
Pembagian tugas tersebut dilakukan agar pembersihan dapat menjangkau sejumlah titik di sepanjang bantaran sungai secara lebih terarah dan efektif.
Kapolresta Klaten Kombes Pol. Ari Cahya Nugraha mengatakan, kegiatan Green Policing merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan alam sekitar.
“Ini menunjukkan komitmen kami bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga kamtibmas. Melalui kegiatan Green Policing ini, kami ingin menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kegiatan yang melibatkan pemerintah, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam merawat lingkungan.
Melalui aksi bersih-bersih Sungai Pleret tersebut, Polresta Klaten berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan sungai semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau instansi tertentu, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Dengan kepedulian bersama, lingkungan yang bersih dan lestari dapat terus terjaga.
