Bupati Kendal Sidak Dapur MBG, Temukan IPAL Bermasalah dan Ancam Tutup Operasional
KENDAL, liputankabarkota.com - Bupati Kendal menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Brangsong dan Kendal, Senin (12/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar kelayakan operasional serta kesehatan lingkungan sekitar.
![]() |
| Bupati Kendal Mbak Tika melakukakan sidak fasilitas IPAL dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Brangsong dan Kendal, Senin (12/10/2026). (Foto: Dok. Pemkab Kendal) |
"Kondisi tersebut menyebabkan air limbah yang keluar masih tampak keruh dan menimbulkan bau, yang kemudian dikeluhkan oleh warga sekitar," ujar Mbak Tika.
Ia menegaskan, pengelolaan limbah melalui IPAL yang berfungsi baik merupakan syarat wajib bagi SPPG untuk memperoleh Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai lisensi operasional legal.
"Pengolahan limbah ini adalah komponen wajib. Berawal dari laporan warga terkait air limbah keruh dan berbau, kami dari satgas akan mengajukan peninjauan kembali terhadap operasional dapur ini," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kendal akan segera menggelar rapat koordinasi dengan mengundang seluruh mitra SPPG se-Kabupaten Kendal. Pihak mitra diberikan tenggat waktu untuk segera memperbaiki fasilitas IPAL yang bermasalah.
"Kami minta Kepala SPPG segera menyampaikan hal ini kepada mitranya. Jika sampai batas waktu tidak ada perbaikan, kami akan melaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tindakan lebih tegas, termasuk potensi penutupan operasional," tambahnya.
Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dapur SPPG Sijeruk, Fatur Rohim, menjelaskan bahwa dapur yang dibangun sejak 2025 itu memang masih mengandalkan sistem IPAL manual. Meski sudah menggunakan fasilitas bio-tank, air limbah tetap mengalir kembali ke tanah karena tidak ada jalur pembuangan keluar sejak awal konstruksi.
"Dari awal IPAL memang jalur keluarnya tidak ada, hanya mengandalkan resapan ke bawah atau air tanah," terang Fatur.
Fatur mengakui arahan perbaikan IPAL sebenarnya sudah diimbau sejak pertengahan tahun, namun pengelola masih berkoordinasi dengan investor. Pihaknya berjanji akan segera berkoordinasi dengan mitra pemodal Dapur Sijeruk dan BGN agar perbaikan dapat terealisasi sesuai standar dinas terkait.
Sikap kooperatif juga disampaikan oleh Kepala SPPG di Desa Sidorejo dan Kebondalem Kendal, yang berjanji langsung melakukan koordinasi internal dengan pihak mitra untuk menindaklanjuti teguran dari Bupati Kendal.
(HMS)
