BAZNAS Jepara Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Warga Karimunjawa
JEPARA, liputankabarkota.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan modal usaha produktif kepada dua warga serta bantuan perlengkapan ibadah untuk Masjid Ainul Yaqin di Dukuh Nyamplungan, Desa Karimunjawa, Jumat (9/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Jumat Berangkat yang berlangsung di wilayah Kecamatan Karimunjawa. Program ini menyasar kebutuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ibadah di lingkungan setempat.
Dua warga yang menerima bantuan modal usaha produktif yakni Saki (66), warga RT 2 RW 5, dan Slamet Triyono (70), warga RT 3 RW 5. Selain itu, BAZNAS Jepara menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah berupa sajadah, sarung, dan mukena kepada pengurus Masjid Ainul Yaqin.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara, M. Nasrullah Huda. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah, perwakilan Pemerintah Kecamatan Karimunjawa, serta jemaah masjid setempat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara, M. Nasrullah Huda, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk pemberdayaan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah kepulauan.
Menurutnya, bantuan modal usaha produktif diharapkan dapat membantu penerima manfaat mengembangkan sumber penghasilan dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
“Bantuan usaha produktif ini kami arahkan agar penerima manfaat memiliki kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. Kami berharap modal ini dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga,” ujar Nasrullah Huda.
Berharap Bisa Membuka Warung Sembako
Salah satu penerima bantuan, Saki, mengaku bersyukur mendapat dukungan modal usaha. Petani berusia 66 tahun itu mengatakan telah lama berkeinginan membuka warung kelontong, tetapi belum memiliki modal yang cukup.
“Sudah lama ingin buka warung sembako dan jualan bensin, tapi belum ada modal. Alhamdulillah ini mendapatkan bantuan, semoga bisa digunakan untuk memulai usaha dan menopang ekonomi keluarga,” kata Saki.
Saki saat ini tinggal bersama istrinya setelah ketiga anaknya berkeluarga. Dua anaknya telah menetap di daratan Jepara, sedangkan seorang anak lainnya masih tinggal di Karimunjawa.
Dengan adanya bantuan tersebut, Saki berharap dapat mulai merintis usaha yang telah direncanakannya. Usaha itu diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama keluarga.
Penyaluran bantuan modal usaha dan perlengkapan ibadah ini menunjukkan dua bentuk pemanfaatan dana ZIS, yakni mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menunjang kebutuhan sarana ibadah.
BAZNAS Jepara diharapkan terus mengoptimalkan penyaluran bantuan yang tepat sasaran agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan.
